Para hadirin yang mulia, Hari kemerdekaan adalah hari terhebat dalam sejarah suatu bangsa. Di dalamnya mimpi-mimpi terwujud, tekad diperbarui, dan kebebasan terbebas dari belenggu penindasan dan penjajahan.

Ya Allah, lindungilah tanah air kami, dan kekalkanlah untuk kami nikmat keamanan dan kemerdekaan.

لَقَدْ نَاضَلَ آبَاؤُنَا وَأَجْدَادُنَا سِنِينَ طَوِيلَةً، بَذَلُوا الدِّمَاءَ وَالأَرْوَاحَ، مِنْ أَجْلِ أَنْ نَعِيشَ فِي وَطَنٍ حُرٍّ كَرِيمٍ. إِنَّ الاِسْتِقْلَالَ لَيْسَ مُجَرَّدَ رَفْعِ العَلَمِ أَوْ غِنَاءِ النَّشِيدِ، بَلْ هُوَ أَمَانَةٌ فِي أَعْنَاقِنَا.

Sungguh, para ayah dan kakek kita telah berjuang bertahun-tahun lamanya, mengorbankan darah dan jiwa, agar kita dapat hidup di tanah air yang bebas dan mulia. Sesungguhnya kemerdekaan bukan sekadar mengibarkan bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan, tetapi lebih dari itu, ia adalah amanah di pundak kita.