"Kau masih berpikir seperti pemotong batu," kata Master Chen. "Silat lanjutan bukan tentang merusak. Tapi tentang meninggalkan jejak yang hanya bisa dibaca oleh langit."
"Baca," ujar Master Chen.
Kekuatan tak kasat mata, presisi, dan filosofi Dao dalam seni bela diri. cersil mandarin lanjutan goresan di sehelai daun
Li Wei mencoba. Ia mengerahkan seluruh tenaga jingshen (spirit) dan qi -nya ke ujung jari telunjuk. Percobaan pertama: daunnya robek menjadi dua. Kedua: daunnya layu dan hangus karena energi yang terlalu keras. Ketiga: daunnya tak berbekas—tanda bahwa qi -nya terlalu lemah, tak sampai menyentuh permukaan. "Kau masih berpikir seperti pemotong batu," kata Master Chen